EXVOSE,  Jakarta – Transformasi digital kini menjadi keharusan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk tetap kompetitif di tengah kemajuan teknologi. Dengan memanfaatkan platform digital seperti e-commerce, media sosial, dan sistem pembayaran elektronik, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan efisiensi operasional.

Pakar ekonomi digital, Rudi Hartono, menjelaskan bahwa digitalisasi memberikan banyak manfaat bagi UMKM. “Pelaku UMKM yang mampu beradaptasi dengan teknologi akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Mereka bisa menjangkau konsumen baru dan meningkatkan kredibilitas,” ungkapnya pada sebuah seminar di Jakarta, Jumat (18/1).

Salah satu kisah sukses datang dari pengusaha oleh-oleh di Yogyakarta. Dengan memasarkan produknya melalui e-commerce, ia berhasil meningkatkan omzet hingga tiga kali lipat dalam setahun. Pemilik usaha ini juga aktif memanfaatkan media sosial untuk promosi dan berinteraksi langsung dengan pelanggan.

Namun, digitalisasi UMKM tidak tanpa tantangan. Beberapa pelaku usaha mengaku kesulitan memahami teknologi baru dan terbatasnya akses internet di beberapa daerah. Pemerintah melalui program “Bangga Buatan Indonesia” berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan agar UMKM dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih optimal.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menyatakan, “Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan langkah konkret dari pemerintah dan kolaborasi dengan sektor swasta, kami yakin UMKM Indonesia akan mampu bersaing di pasar global.” (aix)

You May Also Like

More From Author